Bermodalkan informasi dari Mbah Google, saya memutuskan untuk ke Gua Kreo dengan naik BRT (Bus Rapid Transit) dari depan Pasar Jatingaleh dan turun di halte Mapoltabes. Biaya BRTnya Rp 3.500 / perorang untuk umum, harga anak sekolahan lebih murah ya, dari Pasar Jatingaleh ke Mapoltabes pagi itu hanya hanya ditempuh dengan waktu sekitar 15 menit.
*sebagai info, BRT ini sama saja degan Trans Jakarta ataupun Trans Jogja ya, jadinya kalau transfer BRT tidak perlu bayar lagi.
Dari Mapoltabes ke Gua Kreo saya menggunakan taksi dengan biaya Rp 50.000, alasan saya menggunakan taksi karena di internet belum di infokan bahwa dari gerbang depan telah tersedia jasa ojek hingga ke loket gua, makanya saya mencari amannya saja, walaupun senyum-senyum sendiri setelah tau jasa ojek telah tersedia (
| Selamat Datang Di Obyek Wisata Goa Kreo |
*sebagai info, loket hanya melayani hingga pukul 17.00
Tidak jauh beranjak dari loket tiket masuk, kita akan sering bertemu dengan kera yang berjalan dengan bebasnya dilingkungan ini, sehingga tidak heran akan ada petugas yang mengingatkan untuk berhati-hati apabila membawa makanan, karena tidak sedikit kera yang akan menghadang agar mendapatkan makanan tersebut dari tangan kita.
Selagi berjalan ke lokasi utamanya, yaitu Goa Kreo, kita dapat melihat patung kera terlebih dahulu di kiri jalan, dan di sisi kanan jalan terdapat lokasi parkir sekaligus kios tempat jual makanan dan minuman, kios-kios ini dibuka hingga jam 6 sore.
| Patung Kera |
| 4 Kera yang menolong Sunan Kalijaga |
Untuk mencapai Gua, kita harus melewati Jembatan Pejalan Kaki Goa Kreo terlebih dahulu, dilokasi inilah yang terpadat, karena banyak orang yang melakukan pengambilan foto dengan latar Bendungan Jati Barang. 1 info yang seharusnya kawan-kawan nga boleh ketinggalan, disini ada jasa speedboat untuk mengitari danaunya, kebetulan saya sendirian dan memang tidak ada yang mengantri untuk wisata danaunya, sehingga tidak mengetahui info harga untuk aktivitas yang 1 ini ya.. (
| Jembatan Pejalan Kaki Goa Kreo |
| Kera Juga Doyan Piattos |
| Sisi Jalan Inilah Yang Akan Mengantarkan Kita Ke Lokasi Utama |
Berbeda dengan transportasi yang saya gunakan ketika datang, untuk pulang dari obyek wisata ini saya hanya menggunakan jasa ojek dari obyek wisata hingga gerbang depan dengan tarif Rp 10.000 sekali naik, kemudian naik angkot arah Karang Ayu dengan tarif Rp 5.000, kemudian dilanjut dengan angkot arah Penggaron dengan tarif Rp 4.000 karena saya memilih turn di Simpang Lima.
Ketika ngobrol dengan salah satu pedagang disini, obyek wisata ini memang masih kurang wisatawan mancanegara, tapi bukan berarti sunyi ya, terbukti ketika saya datang, lumayan banyak loh keluarga besar yang datang.
Curhatan tentang Goa Kreo sampai disini dulu yaaaaaa.... ^.^
Tidak ada komentar
Posting Komentar