Kacamata Hitam

Tidak terpikir sebelumnya untuk beli kacamata hitam khusus, karena kebetulan kacamata lensa silinder yang biasanya saya gunakan bisa transisi, yaitu lensanya akan menghitam dengan sendirinya ketika terpapar oleh sinar matahari, tapi ternyata kacamata tersebut belum mampu meredam sinar matahari ketika saya mencoba menutup mata untuk tidur selama diperjalanan.

Ketika browsing model kacamata hitam yang diinginkan, tangan tidak sengaja mengklik artikel tentang kriteria memilih kacamata, setelah baca artikelnya barulah saya sadar ternyata kacamata hitam yang sehat itu bukan sembarangan beli, yaa walaupun bisa dibilang harganya tidak murah, tapi demi kesehatan mata kenapa nga kan. haha

Sekilas Tentang Bahayanya Sinar Matahari Bagi Mata Kita

"Sinar Ultraviolet (UV) atau sinar matahari dapat membahayakan lensa dan kornea mata. Radiasi UV dapat meningkatkan risiko katarak serta timbulnya Pterygium atau tumbuhnya jaringan putih mata ke dalam kornea mata. Sinar UV juga dapat meningkatkan risiko timbulnya penyakit Pingueculum atau kelainan mata berupa benjolan dan kekuningan pada jaringan putih mata"

Cahaya diukur dalam Nanometer dan Sinar UVB kira-kira berukuran 320-390 Nanometer. Jika kacamata hitam memiliki Label CE (Perlindungan Sinar UV Standar Eropa) artinya kacamata hitam tersebut dapat menerima Sinar UV tidak lebih dari 5% dibawah 380 Nanometer. Yang perlu diperhatikan pada kacamata adalah tanda UV 400, yang artinya bahwa kacamata tersebut tidak menerima Sinar UV dibawah 400 Nanometer. Secara teknis, artinya kacamata tersebut menawarkan perlindungan lebih dari Label CE, tapi memang perbedaannya minimal dan sinar UV antara 380-400 tidak begitu merusak.

Berikut kriteria memilih kacamata hitam yang baik untuk kesehatan mata yang saya ambil dari Tempo.co :
  1. Kacamata hitam yang harus melindungi mata dari Sinar Ultraviolet (UVA dan UVB), biasanya berlabel lenses block 99% atau UVA dan UVB rays.
  2. Lensa kacamata hitam juga harus memenuhi standar kegelapan dari Institut American National Standart (ANZI) yaitu Z80.3.
  3. Melindungi dari paparan radiasi dengan panjang gelombang lebih dari 400 Nanometer, biasanya berlabel UV 400 protection.
  4. Kacamata dengan rona lensa gelap lebih baik dibandingkan dengan rona lensa yang mengkilat (warna warni). Hal ini dikarenakan rona lensa warna warni dapat mendatangkan kesulitan untuk membedakan warna lampu lalu lintas.
  5. Gunakan lensa kaca yang berpolaris jika lebih banyak menghabiskan waktu di air. Lensa kacamata yang berpolarisasi dapat mengurangi silau dengan menyaring sinar yang memantul dari permukaan, seperti air atau trotoar.
  6. Berhati-hati ketika membeli kacamata hitam dengan harga yang sangat murah. Kemungkinan lensa pada kacamata hitam yang sangat murah dapat mempengaruhi kualitas optik.
  7. Ukuran lensa yang lebih besar memiliki cakupan perlindungan sekitar kulit mata yang lebih luas. Perlindungan yang luas ini dapat mengurangi penetrasi sinar UV.
  8. Pilih ukuran yang pas, tidak terlalu kencang menekan telinga dan hidung. bila terlalu kencang dapat membuat lecet telinga dan hidung. maka ukuran kacamata ideal adalah menutupi sekitar area alis namun tidak menekan bulu mata.


Informasi di atas saya baca dari :
  • Tempo.co
  • Hellosehat
SHARE:

Tidak ada komentar

Posting Komentar

© Yeyen Yunita. All rights reserved.
Blogger Template Made By pipdig